{"id":36959,"date":"2025-01-12T09:18:12","date_gmt":"2025-01-12T09:18:12","guid":{"rendered":"https:\/\/baqimemorialpark.id\/jurnal\/?p=36959"},"modified":"2025-01-13T03:47:11","modified_gmt":"2025-01-13T03:47:11","slug":"mujahir-adalah-kaum-yang-tidak-mendapatkan-ampunan-kenapa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/baqimemorialpark.id\/jurnal\/musahabah\/mujahir-adalah-kaum-yang-tidak-mendapatkan-ampunan-kenapa\/","title":{"rendered":"Mujahir Tidak Bisa Masuk Surga, Kenapa ?"},"content":{"rendered":"
Saudaraku, mungkin anda mengira bahwa Mujahir yang akan kita bahas kali ini adalah nama sebuah ikan yang tidak masuk surga ? Tentu tidak, Mujahir yang akan kita bahas bukanlah Ikan Mujair namun sebuah prilaku tercela yang disebutkan oleh Rasulullah SAW, yaitu Mujahir. Mujahir adalah orang-orang yang terang-terangan tanpa malu menampakan kemaksiatannya didepan publik.<\/p>\n
Wahai saudara-saudari seiman, marilah kita bermusahabah sejenak<\/a>. Pernahkah kita bertanya pada diri kita sendiri, apa makna sesungguhnya dari perilaku mujahir<\/em> dalam pandangan Islam? Kata mujahir<\/em> berasal dari kata jahr<\/em> dalam bahasa Arab, yang artinya terang-terangan atau menampakkan. Dalam kehidupan sehari-hari, perilaku mujahir<\/em> adalah sikap yang sangat berbahaya, karena seseorang dengan sengaja menampakkan dosa dan maksiatnya kepada orang lain tanpa merasa malu atau menyesal. Padahal, dalam agama ini, menjaga kehormatan diri dan menutup aib adalah bagian dari akhlak yang mulia. Islam mengajarkan kepada kita untuk senantiasa berusaha menjaga diri dan kehormatan kita. Allah SWT berfirman,<\/p>\n \u0625\u0650\u0646\u064e\u0651 \u0627\u0644\u064e\u0651\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u064a\u064f\u062d\u0650\u0628\u064f\u0651\u0648\u0646\u064e \u0623\u064e\u0646\u0652 \u062a\u064e\u0634\u0650\u064a\u0639\u064e \u0627\u0644\u0652\u0641\u064e\u0627\u062d\u0650\u0634\u064e\u0629\u064f \u0641\u0650\u064a \u0627\u0644\u064e\u0651\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0622\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627 \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064c \u0623\u064e\u0644\u0650\u064a\u0645\u064c \u0641\u0650\u064a \u0627\u0644\u062f\u064f\u0651\u0646\u0652\u064a\u064e\u0627 \u0648\u064e\u0627\u0644\u0622\u062e\u0650\u0631\u064e\u0629\u0650 \u0648\u064e\u0627\u0644\u0644\u064e\u0651\u0647\u064f \u064a\u064e\u0639\u0652\u0644\u064e\u0645\u064f \u0648\u064e\u0623\u064e\u0646\u0652\u062a\u064f\u0645\u0652 \u0644\u0627 \u062a\u064e\u0639\u0652\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e<\/strong><\/p>\n \u201cSesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui.\u201d (QS. An-Nur: 19)<\/p>\n Sebagai umat yang beriman, kita diajak untuk selalu merenung tentang bagaimana menjaga diri dari dosa dan memperbaiki diri apabila kita terjatuh ke dalamnya.<\/p>\n Mari kita lihat lebih dalam, apakah yang dimaksud dengan mujahir<\/em> itu? Sungguh, kata ini merujuk pada seseorang yang dengan sengaja menampakkan maksiatnya. Di tengah-tengah masyarakat, ia merasa tidak ada masalah untuk menceritakan dosanya kepada orang lain, bahkan merasa bangga. Padahal, setiap dosa yang dilakukan, meskipun kecil, adalah sebuah aib yang harusnya kita sembunyikan dari pandangan manusia, apalagi di hadapan Allah.<\/p>\nMujahir, Apa yang Menyebabkan Jauh dari Ampunan Allah SWT ?<\/h2>\n